Plot Twist-nya: Bimbingan, Bukan Kekacauan
Katanya jadi intern di agency itu bakal penuh pressure dan bikin burnout. Sampai akhirnya aku ngerasain sendiri kalau ternyata… perjalanan di ToffeeDev justru banyak bimbingan.
Hi, aku Awan, lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam dari Perguruan Tinggi Ilmu Quran. Aku join ToffeeDev sebagai Content Intern di November 2023.
Awalnya takut karena mikir dunia agency ritmenya cepat, pressure-nya tinggi, dan intern bakal dilepas sendiri. Plot twist-nya: sebagai intern justru banyak dibimbing dan nggak pernah belajar sendirian.
Apa yang Sebenarnya Diajarkan Internship ini?
Sebagai intern, aku sadar dunia kerja ternyata:
1. Tekanan dan tanggung jawab lebih besar
2. Revisi dari client itu nyata
3. Salah kerja adalah bagian dari proses belajar
Pernah sempat down karena revisi besar dari client. Tapi dari situ aku belajar untuk tidak menyimpan masalah sendiri, aktif diskusi sama senior, dan cari solusi.
Dari Content Intern ke Local Seo Specialist
Perkembangan karier aku: Content → On-Page → Local SEO Specialist. Yang paling berkembang: memetakan arah konten, belajar strategi dan teknis, plus problem solving di real project.
Dari intern sampai akhirnya memilih stay full-time karena kesempatan berkembangnya luas: tidak dibiarkan jalan sendiri, selalu ada support tim, dan ada ruang belajar hal baru.
Pelajaran Utama
Perjalanan dari intern ke full-time itu seperti mendaki gunung. Semakin naik, tantangannya semakin besar. Tapi dari situ aku belajar terus berkembang dan tidak takut mencoba hal baru.